Minggu, 03 Oktober 2010

Oleh - oleh pelatihan ...

Resume Super family class@

By : Sri Rahmaila, S.Pd, CHt


  1. All about mind ( pikiran )

1) Mind model :

(1) Conscious mind

(2) Subconscious mind

2) Persepsi : kemampuan kita melihat segala sesuatu dengan pikiran

3) Beliefe / Keyakinan : suatu bentuk pikiran dalam pikiran anda yang mengakibatkan kekuatan bawah sadar anda terdistribusi ke dalam seluruh hidup anda sesuai dengan kebiasaan berpikir anda.

Heterosugesti – Auto sugesti self talk – beliefs – Konsep diri – perilaku - heterosugesti.

4) Rule / Aturan : Kepercayaan yang menetapkan apa yang harus terjadi agar kita merasa bahwa nilai kita terpenuhi.

(1) Rumus : “Saya merasa … jika ...”

(2) Prinsip :

a) Kontrol di tangan kita

b) Buat semudah mungkin untuk hal positif dan sesulit mungkin untuk hal negatif.

5) Value / nilai hidup

(1) Makna :

a) Sesuatu yang kita percayai sebagai hal yang penting bagi diri kita

b) Emosi yang kita pandang penting untuk kita alami atau kita hindari.

(2) Hal – hal penting :

a) Filter yang beroperasi di bawah sadar

b) “Alat” untuk mengevaluasi tindakan kita

c) Sumber motivasi

d) Tersusun dalm suatu hirarki

e) Dapat beubah

f) Dapat menimbulkan konflik

g) Setiap area kehidupan mempunyai nilai sendiri

6) Self Talk : Dialog yang terjadi dalam diri kita.

Jika muncul yang negatif, maka :

(1) Tanyakan :

a) Apakah ini benar ?

b) Dapatkah anda mengetahui secara mutlak ini benar ?

c) Bagaimana tanggapan anda saat anda mempercayai pemikiran itu ? Apa yang terjadi ?

d) Seandainya anda tidak memiliki pemikiran itu akan jadi seperti apakah diri anda ?

(2) Lakukan pemaknaan ulang dengan kalimat baru. (Catatan : Jangan berhenti pada langkah 1, tanyakan 4 – 5 kali, bisa lebih baik ?; bisa lebih mudah ? )

Note : - Kebanyakan orang yang tidak berhasil adalah karena they are'nt finished with them selfs.

- Setiap ada suara negatif, katakan : Terima kasih atas infonya.

7) Menangani emosi negatif :

(1) sadar – paham – lepas – rekondisi

  1. All about communication

1) Prinsipnya : kenali apa yang ada dibalik prilaku, yaitu dengan :

(1) Kenali Modalitas :

a) Visual

b) Audio

c) Kinestetik

(2) Perhatikan mekanisme pikiran :

a) Pikiran mengolah informasi dalam bentuk gambar

b) Pikiran memproses yang paling dominan, jadi katakan keinginan anda.

(3) Ingat A.P.A :

a) Akui perasaannya

b) Pahami perasaannya

c) Arahkan perilakunya.

(4) Gunakan “pesan saya”

2) Hambatan komunikasi

(1) Mental block yang muncul karena tidak terpenuhinya beberapa kebutuhan dasar seperti :

a) rasa aman

b) persetujuan / penerimaan / rasa dicintai

c) otonomi / kontrol

d) keinginan untuk berbeda

3) Penyebab tidak terpenuhinnya kebutuhan dasar adalah :

(1) Komunikasi yang tidak tepat antara orang tua dan anak

a) Memerintah; mengarahkan

b) Mengancam; memperingatkan

c) Mendesak; memberi ceramah

d) Menasihati, memberi penyelesaian atau saran

e) Mengajari; memberi alasan logis

f) Menilai; mengkritik; menyalahkan; tidak menyetujui

g) Memuji; menyetujui

h) Mencemooh; membuat malu

i) Membuat interpretasi; analisa; diagnosis

j) Meyakinkan; memberi simpati; menghibur; mendorong

k) Menyelidiki; mengusut

l) Menghindar; mengalihkan perhatian; membelokkan

(2) Ketidaktahuan mengisi tangki emosional / tangki cinta

Ingat …

a) 3 bahasa cinta dasar :

1. tatapan mata

2. sentuhan lembut pada tubuh saat berbicara

3. perhatian terpusat

b) 5 bahasa cinta khusus :

1. hadiah

2. layanan

3. kata – kata pendukung

4. sentuhan fisik

5. waktu berkualitas

c) Cara menemukan bahasa cinta dominan :

1. amati cara anak mengungkapkan cinta pada orang tuanya

2. amati cara anak mengungkapkan cinta pada orang lain

3. dengarkan permintaan yang paling sering diajukan anak

4. perhatikan keluhan yang paling sering disampaikan anak

5. biarkan anak memilih satu di antara dua.

4) Tentang disiplin

(1) Makna : melatih pikiran dan karakter anak secara bertahap sehingga menjadi seseorang yang memiliki kontrol diri dan berguna di masyarakat.

(2) Jenis :

a) Positif : Disiplin yang membangun harga diri

1. Syarat : Anak harus merasa dicintai tanpa syarat.

2. Caranya :

(a) teladani mereka melalui tindakan kita

(b) perhatikan usia dan siklus kehidupan

(c) penuhi tangki cintanya

(d) lakukan komunikasi dengan memperhatikan tipe kepribadian anak

(e) pahami mekanisme pikiran

ü hindari kalimat negatif, gunakan kalimat pernyataan yang bersifat mendorong dan berkesinambungan

ü hindari pemaksaan, gunakan kalimat sugesti positif

ü sugesti tidak langsung

b) Negatif : Disiplin yang merusak harga diri / menggunakan rasa bersalah

(3) Sebab terperangkap dalam disiplin negatif :

a) kesal dengan diri sendiri

b) melihat contoh

c) belajar sepotong – sepotong; tidak tahu cara lain.

(4) Tanda bahaya harga diri negatif :

a) susah diatur dan diajak kerja sama

b) kurang terbuka pada orang tua

c) menanggapi negatif

d) menarik diri

e) menolak kenyataan

f) menjadi pelawak

(5) Penanganan :

a) orang tua membereskan muatan emosi negatifnya sendiri

b) orang tua perlu mempelajari cara lain

c) orang tua perlu mempelajari seluk beluk psikologi anak

d) bantu anak dengan terapi untuk membentuk program baru

(6) Membantu anak untuk :

a) merubah perilaku / emosi :

1. Hypnosleep

2. Tatapan ajaib penuh makna, tatapan datar tanpa bermaksud memarahi ataupun memuji

3. Bahasa tubuh dan intonasi ajaib. ( Ingat : diksi – 7%; Intonasi – 38%; bahasa tubuh – 55% ).

4. Tangkap, buang dan masukkan ( anak 3 – 5 tahun )

5. Pendekatan emosional ( > 9 tahun )

6. Mengubah gambaran mental

7. Replika anak (Warning : jangan digunakan untuk kasus memukul atau membanting barang)

b) memasukkan program

1. Hypnosleep

2. kalimat 'plesetan'

3. Toast menggunakan jari diiringi sugesti

4. menanamkan bayangan positif

5. teknik bioskop / TV

6. Dongeng / metafora (menjelang tidur)

c) stabilisasi program :

1. surat rahasia

2. pujian

3. gosip positif

4. siapkan lingkungan yang kondusif

catatan :

(a) saat ia mulai berubah jangan disabotase (tumben …)

(b) tetap jaga pikiran anda agar positif

(c) untuk setiap kasus beri waktu sampai terjadi perubahan baru beralih ke kasus lain

(7) Tahap membangun disiplin :

a) permintaan

b) penjelasan dengan kata – kata / tulisan

c) instruksi langsung / perintah

d) memberikan pengalaman

e) hukuman

(8) Langkah membantu anak mengembangkan disiplin :

a) Tetapkan kesepakatan bersama

b) Tawarkan bantuan

c) Bertindaklah sebagai wasit

d) Jalankan konsekuensi (jika kesepakatan dilanggar), dengan memperhatikan :

1. tanyakan perasaannya

2. tanyakan mengapa hal itu bisa terjadi dan apa usaha untuk memperbaiki

3. ingatkan anak akan kesepakatan dan lakukan langkah b)

4. berikan kontak mata dan sentuhan fisik

5. berikan kepercayaan.

  1. Menjadi penghibur untuk anak – anak kita

1) Manfaat :

(1) membangun figur positif di mata anak

(2) membangun kedekatan emosional dengan anak kita

(3) menyelipkan pesan / nasihat dengan cara halus tanpa menyinggung atau menyakiti hati anak kita

(4) mencairkan suasana sehingga interaksi lebih baik

2) Caranya :

(1) Bermain sulap :

a) Shooter card

b) Card Mind reading

(2) Indoor

a) monopoli

b) ular tangga

c) kartu UNO

d) Stacko

e) Bingo

f) Game edukatif

(3) Outdoor

a) bersepeda

b) main bola

c) berenang

d) jalan santai

e) memetik buah

f) membersihkan taman

g) mencuci mobil sambil main air

h) camping keluarga.



@ Hotel Santika, 21 – 22 November 2009

Disampaikan dalam rapat pleno guru SDIT Ummul Quro

Sabtu, 13 Maret 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar