Kamis, 25 Juni 2020


*Catatan perjalanan 21

Di banyak lagu tentang cinta sudah bisa dipastikan akn bersanding dengan pengorbanan, kesetiaan dan juga pengkhanatan.
Sangat heroik mendengar beberapa syair tentang cinta, seperti :
Andai dipisah laut dan pantai, tak akan goyah gelora cinta
Demi cintaku padamu, ke gurun ku ikut denganmu biarpun harus berkorban jiwa dan raga...
Ahay...
Bagaimana dengan realita ?
Apakah bekerja demi menafkahi pujaan hati akan dilakoni sepenuh hati atau hanya sekedarnya saja ?
Apakah membantu pasangan yang belum mampu menafkahi dengan layak masih bisa jadi kebanggaan dan atau pilihan ?
Saat mendapati kekurangan pasangan, masihkah bertekad untuk terus membersamai ?
Ah, ternyata seringkali yang heroik diceritakan dalam syair itu hanya bentuk sederhana dalam hal nyata.

#aJourneyToFourty

Tidak ada komentar:

Posting Komentar