Semilir
Rasa
Dalam hingar tetiba ada semilir rasa
Lembut tertambat saat
mengalir kata
Cinta yang terbata dieja
Perlahan mendapat
singgasananya
Duhai kamu, teganya
Menebar rasa yang tak kan
bisa
Kita biarkan menjadi raja
Bertahta dengan kuasanya.
Hei kamu, jika ratusan
purnama terlalui
Dengan rasa yang
tersembunyi
Mengapa kini,
Kau biarkan rasa itu
menghantui
Duhai kamu, sungguh aku tidak
tahu
kan apa yang kamu mau
Hanya mendengar rasamu
Atau menyambutnya sepenuh
kalbu.
Duhai kamu, Iya kamu
Andai kamu tahu betapa
berat hariku
Mengeja namamu
hampir di setiap waktu .
Siapakah kamu???
BalasHapusKamu siapa?
BalasHapus