*Catatan
perjalanan 10
“Apakamu tidak menghargai jerih
payah ayah?”
“Ayah sudah bekerja keras untuk
memberimu makan dan tempat tinggal juga pakaian yang layak, lalu seperti ini
balasan kamu ?
Aku menduga apa yang ada dalam
pikiran anak itu,
“Kalau ga mau susah, ga usah punya
anak.”
“Siapa suruh kamu punya anak ?
Lagian emang tugas orang tua kan
mencukupi kebutuhan anaknya ? Udah ah ga usah lebay!”
Upps
Para orang tua, seringkali lupa bahwa
tugas mereka adalah menjaga amanah dari Sang Maha Pencipta. Apa yang mereka berikan kepada
anak mereka hakikatnya adalah rezeki dari Allah SWT, bukan semata karena hasil
jerih payah mereka. Kita tentu sering mendengar dialog di tengah masyarakat
saat ada orang yang menitipkan sejumlah uang untuk anak kerabatnya, “Buat anak-
anak, bukan buat orang tuanya…”
Alhasil, banyak dari orang tua yang
tergelincir untuk menegasikan Allah dalam hal rezeki untuk anak – anak mereka.
Akhirnya muncullah pamrih, minta balas jasa dan seterusnya.Kalau sudah begini,
apa lagi yang tersisa dari amal yang akan dibawa menghadap Allah kelak ?
Puaskah jika semua balasan disegerakan di dunia dan menggigit jari saat di
akhirat kelak ? Na’udzubillah.
#aJourneyToFourty
Tidak ada komentar:
Posting Komentar