*Catatan
perjalanan 16
Pernikahan menurut
bunda Aisyah ra. adalah masalah yang sangat unik dan tergantung pribadi –
pribadi yang menjalankan. Mungkin
demikian halnya dengan perceraian, sangat tergantung pada pribadi yang
memutuskannya. Ada shohabiyah yang mengajukan khulu’ karena tidak sanggup untuk
bersyukur dengan kondisi suaminya. Ada juga yang tetap setia menjanda, agar
kelak di surga bisa bersama lelaki yang pernah menjadi suaminya, lelaki yang
menceraikannya karena rasa cemburu yang besar.
Yang mengagumkan,
di zaman itu, apapun keputusan yang diambil, selama tujuannya karena Allah maka
akan direstui tanpa dibully, hihihihi.
#aJourneyToFourty
Tidak ada komentar:
Posting Komentar