Rabu, 25 Maret 2020


*Catatan perjalanan 16

Pernikahan menurut bunda Aisyah ra. adalah masalah yang sangat unik dan tergantung pribadi – pribadi  yang menjalankan. Mungkin demikian halnya dengan perceraian, sangat tergantung pada pribadi yang memutuskannya. Ada shohabiyah yang mengajukan khulu’ karena tidak sanggup untuk bersyukur dengan kondisi suaminya. Ada juga yang tetap setia menjanda, agar kelak di surga bisa bersama lelaki yang pernah menjadi suaminya, lelaki yang menceraikannya karena rasa cemburu yang besar.
Yang mengagumkan, di zaman itu, apapun keputusan yang diambil, selama tujuannya karena Allah maka akan direstui tanpa dibully, hihihihi.

#aJourneyToFourty

Tidak ada komentar:

Posting Komentar