*Catatan
perjalanan 17
Kenapa pelakor
jadi booming ? Terus, semua salah pelakor? Sebagai pecinta keadilan, rasanya ko
agak mengganjal jika semua kebehatan hanya dilimpahkan pada sosok pelakor.
Bukannya membela, tapi apa iya semua hanya salah si pelakor ?
Bagaimana dengan
laki – laki beristri yang membangun hubungan dengan wanita yang disebut
pelakor? Bukankah laki – laki ini juga memiliki andil ? Ga mungkin kan hubungan
yang ada hanya bertepuk sebelah tangan ?
Lalu apa kabar
wanita yang menyebut suaminya tergoda pelakor ? Apakah dia benar – benar bersih
dan tak bersalah.
Come on. Kata pak
Cahyadi yang konsultan pernikahann itu, ga ada pelakor atau pebinor, yang ada
hanya hubungan yang kering antara pasutri. Kalo menurut aku, ya semuanya salah
dan punya andil masing – masing. Jadi, stop blamming, no playing victim.
Muhasabah, introspeksi, evaluasi trus tobat dan perbaiki diri, jangan bikin
dosa baru lagi.
#aJourneyToFourty
Tidak ada komentar:
Posting Komentar